Lolos Riset Grant Riset Sawit

Selamat dan Sukses atas Lolosnya Pendanaan Grant Riset Sawit 2026

Kabar membanggakan datang dari dunia riset dan inovasi. Proposal penelitian berjudul “Pengembangan Kit Rapid Berbasis Deep Electrochemical Impedance Spectroscopy (DEIS V02) untuk Deteksi Kontaminan 3-MCPD dalam Minyak Sawit” berhasil lolos pendanaan dalam program Grant Riset Sawit Tahun 2026.

Penelitian ini diketuai oleh Sari Ayu Wulandari, S.T., M.Eng dengan dukungan tim peneliti yang terdiri dari Prof. Kusmiyati, ST., MT., Ph.D., IPM dan Prof. Dr. Ir. Muljono, S.Si., M.Kom. Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen para peneliti dalam mengembangkan inovasi teknologi yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas dan keamanan produk minyak sawit.

Riset ini berfokus pada pengembangan kit deteksi cepat (rapid test kit) berbasis teknologi Electrochemical Impedance Spectroscopy yang dipadukan dengan pendekatan deep analysis untuk mengidentifikasi keberadaan kontaminan 3‑MCPD pada minyak sawit. Senyawa 3-MCPD diketahui sebagai salah satu kontaminan proses yang menjadi perhatian dalam industri pangan, sehingga pengembangan metode deteksi yang cepat, akurat, dan efisien sangat penting untuk menjaga kualitas serta keamanan produk minyak sawit.

Dengan adanya pendanaan melalui program Grant Riset Sawit 2026, diharapkan penelitian ini dapat menghasilkan inovasi teknologi yang aplikatif, mendukung penguatan industri kelapa sawit nasional, serta meningkatkan daya saing produk sawit Indonesia di tingkat global.

Kami menyampaikan selamat dan sukses kepada Sari Ayu Wulandari beserta tim peneliti Kusmiyati dan Muljono atas capaian ini. Semoga penelitian yang dilaksanakan dapat berjalan lancar dan menghasilkan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta industri kelapa sawit Indonesia.

di dalam Berita
Lolos Penelitian Hibah RIIM ke-10
Penerima Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM)