Pengembangan Ekspor Produk Unggulan Susu dan Kopi

Prof. Kusmiyati, PhD

Pemberdayaan wilayah (PW) Boyolali dalam Pengembangan Ekspor Produk Unggulan Susu dan Kopi dengan Penggunaan Energi Terbarukan.

Tim Pengusul

  1. Prof. Kusmiyati, S.T., M.T., Ph.D
  2. Dr. Mahmud, S.E., M.M.
  3. Dr. Farrikh Al Zami, M.Kom.
  4. Ir. Sigit Muryanto, M.P.

Ringkasan

Kabupaten Boyolali merupakan wilayah yang terkenal dengan penghasil susu terbesar di Jawa Tengah. Salah satu desa di Boyolali yaitu Desa Banyuanyar merupakan wilayah dengan sektor perekonomian utama berupa peternakan sapi dan perkebunan kopi. Peternak dan petani kopi tergabung dalam kelembagaan Kelompok Ternak dan Tani (KTT) Sumber Widodo Satu dan KTT Sumber Widodo Dua. Program Pemberdayaan Wilayah (PW) ini dilakukan dengan fokus pada pengembangan peternakan sapi dan kopi hal ini sesuai dengan hasil pertemuan dan FGD antara Tim Pengusul dengan BAPPEDA Boyolali serta Kades Banyuanyar yang telah menyepakati bahwa kegiatan harus sejalan dengan RPJMD Boyolali dan RPJMDES Desa Banyuanyar. Program PW telah dilaksanakan sejak tahun 2024 untuk mengatasi permasalahan limbah kotoran sapi, pupuk, dan peningkatan penjualan produk susu serta kopi. Luaran dari program 2024 adalah biodigester untuk konversi kotoran menjadi biogas, produksi pupuk organik, peningkatan penjualan produk kopi, susu, dan pupuk melalui pelatihan desain produk dan digital marketing. Permasalahan utama yang diatasi pada tahun 2025 adalah perlunya diversifikasi produk susu dan kopi untuk meningkatkan nilai jual, pengelolaan keuangan, strategi ekspor, dan strategi pemasaran. Solusi di program tahun kedua ini alat produksi yoghurt untuk diversifikasi produk susu, greenhouse kopi dan alat roasting kopi untuk diversifikasi produk kopi, pelatihan managemen keuangan, pelatihan ekspor kopi, pelatihan penggunaan e- commerce, dan pendampingan serta MBKM agar kegiatan berjalan kontinyu.




Perolehan Ziswaf UPZ dengan Pemanfaatan Platform Crowdfunding Digital
Dr. Aris Puji Purwatiningsih, S.E.I., M.S.I.